SMAN 4 Palangka Raya Gelar Sosialisasi Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

| | 0 Comments| 2:23 am|
Categories:

Palangka Raya – SMAN 4 Palangka Raya melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sebagai upaya memperkuat lingkungan pendidikan yang kondusif, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, seluruh dewan guru SMAN 4 Palangka Raya, Ketua Komite Sekolah H. Hartoyo, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan, yaitu Nur Rahman, S.Pd., M.M.. Turut hadir sebagai narasumber utama, Dr. Fendahapsari Singgih Sendayu, M.Pd., MCE, yang memberikan pemaparan mendalam terkait implementasi budaya sekolah aman dan nyaman.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 4 Palangka Raya menegaskan pentingnya penerapan budaya sekolah yang aman dan nyaman sebagai fondasi dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Lingkungan yang positif diyakini mampu membentuk karakter siswa sekaligus meningkatkan capaian akademik.

Sebagai narasumber, Dr. Fendahapsari Singgih Sendayu, M.Pd., MCE menjelaskan bahwa Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 menekankan pentingnya peran seluruh warga sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bebas dari perundungan, kekerasan, dan diskriminasi. Ia juga mengajak guru untuk menjadi teladan dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Nur Rahman, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.

Ketua Komite Sekolah, H. Hartoyo, turut memberikan dukungan terhadap implementasi budaya sekolah aman dan nyaman. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi siswa.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para guru. Berbagai strategi implementasi dibahas, mulai dari pencegahan perundungan hingga penguatan karakter siswa melalui budaya sekolah yang positif.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMAN 4 Palangka Raya menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.