Gubernur Kalimantan Tengah Menyapa Siswa SMAN 4 Palangka Raya dalam Pemantauan Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Karhutla
Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak Agustiar Sabran, S.Ikom, bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Dr. MUHAMMAD REZA PRABOWO, S.IP., M.PA, menyapa siswa SMAN 4 Palangka Raya melalui platform Zoom dalam rangka pemantauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pelaksanaan PJJ di SMAN 4 Palangka Raya dilakukan sebagai langkah untuk memastikan kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan baik sekaligus memberikan perlindungan kepada peserta didik dan warga sekolah dari dampak kabut asap yang menyebabkan kualitas udara kurang baik. Dalam kondisi tersebut, kegiatan pembelajaran yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka dialihkan sementara ke pembelajaran jarak jauh dari tempat masing-masing.

Meskipun tidak berada di ruang kelas secara langsung, siswa tetap mengikuti kegiatan pembelajaran sesuai jadwal melalui media pembelajaran yang telah disiapkan sekolah. Guru melaksanakan pembelajaran secara daring, memberikan materi, pendampingan, serta memastikan kehadiran dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

Pemantauan melalui Zoom oleh Gubernur Kalimantan Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan sekaligus kondisi siswa selama pelaksanaan PJJ.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah menyapa secara langsung para siswa SMAN 4 Palangka Raya dan memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar meskipun harus mengikuti pembelajaran dari rumah akibat kondisi kabut asap.
Gubernur menyampaikan bahwa keadaan dan keterbatasan yang dihadapi saat ini tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk berkecil hati atau berhenti mengejar cita-cita.
“Anak-anak sekalian, tidak ada yang tidak mungkin. Jadi, jangan berkecil hati. Walaupun ada anak yang mungkin memiliki keterbatasan dalam hal biaya, fasilitas, ataupun kondisi lainnya, jangan pernah merasa bahwa kalian tidak bisa mencapai cita-cita.”
Gubernur juga berpesan agar siswa senantiasa bertanggung jawab kepada orang tua serta menghormati sekolah dan guru.
“Kuncinya yang pertama dan paling utama adalah bertanggung jawab kepada orang tua. Yang kedua, hormati sekolah dan hormati guru.”
Selain itu, para siswa diingatkan untuk menjaga hubungan baik dengan teman-teman di lingkungan sekitar. Siswa diharapkan tidak menyakiti, merendahkan, maupun membeda-bedakan orang lain, karena setiap orang memiliki kondisi dan perjalanan hidup masing-masing.
Gubernur kemudian mengajak para siswa untuk terus berikhtiar dan berusaha dalam meraih cita-cita. Kondisi pembelajaran jarak jauh yang sedang dijalani hendaknya tidak mengurangi semangat untuk belajar dan mengembangkan diri.
“Anak-anak juga harus terus berikhtiar dan berusaha. Jangan mudah menyerah dan jangan pernah patah semangat. Teruslah berusaha untuk meraih cita-cita.”
Gubernur juga mengingatkan pentingnya doa. Para siswa diajak untuk berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing agar kondisi kabut asap dan keadaan yang sedang dihadapi dapat segera berlalu sehingga aktivitas masyarakat dan pembelajaran tatap muka dapat kembali berjalan dengan baik.
“Yang terpenting, anak-anak harus tetap kuat, tetap semangat, hormat kepada orang tua, hormat kepada guru, dan saling menyayangi satu sama lain.”
Menutup pesannya, Gubernur Kalimantan Tengah kembali memberikan semangat kepada seluruh siswa.
“Jangan pernah patah semangat, anak-anak. Bapak ulangi lagi, jangan patah semangat!”
Pesan tersebut disambut dengan penuh semangat oleh siswa SMAN 4 Palangka Raya yang mengikuti kegiatan melalui Zoom.
Melalui pelaksanaan PJJ, SMAN 4 Palangka Raya terus berkomitmen menjaga keberlangsungan proses pembelajaran di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla. Sekolah juga terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembelajaran dan kondisi peserta didik agar kegiatan belajar tetap berlangsung secara efektif dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah.
SMAN 4 Palangka Raya — Tetap Belajar, Tetap Semangat, dan Jangan Pernah Patah Semangat.